Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Menyikapi Semua Orang bisa Memperbaiki elektronik mandiri dengan tutorial di internet

Semua Orang bisa Memperbaiki elektronik mandiri dengan tutorial di internet
teknisi elektronik

Pada satu pagi disaat ngopi bersama seorang teknisi berbincang seputar perbandingan dulu dan sekarang, tentang job servis tv dan jenis perangkat lainnya. Ini juga pernah saya baca di forum teknisi elektronik tentang sedikit resah tentang omset yang didapat saat ini, dimana sekarang anak umur kemarin sore saja sudah bisa memperbaiki perangkat elektronik.  Kata dia anak tetangganya sudah bisa memperbaiki berbagai perangkat elektronik hanya bermodalkan tutorial yang ada di youtube. Orang inipun berfikiran bahwa penyebab omset sepi diakibatkan oleh tentang hal tersebut.

Benarkah demikian bahwa omset dipengaruhi oleh kemudahan akses informasi tentang elektronik yang tersedia di internet? Mungkin sebagian saja yang merasakan tentang hal ini. Sebenarnya ini bagus bahwa orang indonesia mulai dengan menyerap ilmu yang bermanfaat dari internet.

 Lantas peran teknisi, apakah masih bisa berperan penting? Apakah penyebab utamanaya ada pada kemudahan akses informasi yang tersedia dengan mudah?

Kenyataan kita teknisi harus meng hadapi perubahan ketika semua orang semakin berpendidikan dan sedikit banyak tahu tentang elektronik, entah itu mendapat dari pendidikan formal maupun non formal. Dalam pendidikan informal biasanya akan diajarkan elektronika dasar, sedangkan nonforma melaui kursus ketanagakerjaan maupun belajar secara ototdidak. dari 20 siswa trerdapat saatu saja yang memiliki minat dan melanjutkan tentang elektro, dan ini yang berpotensi menjadi teknisi.

Sedangkan sebagian hanya sekedar tahu dasar dan di suatu hari bisa berkembang. Tentu jika mengharapkan seperti dulu lagi ketika omset banyak dengan job yang mudah tidak akan cocok di jaman serba mudah ini. Yang ada sekarang teknisi harus ditutntut untuk menjadi lebih baik karena menerima kerusakan yang sangat komplek dan sulit untuk bisa diperbaiki oleh orang yang hanya sekedar tahu elektronika.

Dengan fakta tersebut, meskipun sudah tersedia bebagai tutorial di blog maupun di youtube masih ada harapan bagi seorang teknisi ada hal-hal tertentu yang meski dikerjakan oleh seorang teknisi. Sedangkan meraka yang hanya sekedar tahu tidak akan bisa mengerjakanya, kita bisa mengerjakan hal-hal tersebut karena kita melalui proses panjang dengan eksperimen yang panjang pula.

Kita ahli dibidang ini sudah mengakar sedangkan orang yang melihat di tutorial hanya berlalu begitu saja karena memperoleh sasuatu dengan sangat ccepat. Kita menang konsep asa usul, sedangkan sebagian orang hanya menangkap akibat. Jam terbang tidak akan pernah bohong, percaya itu!!

Jika cara lama sudah tidak berlaku maka kita harus mencari strategi baru untuk mendongkrak omset

Secara teori perkembangan jaman memang sangat menuntut kita untuk selalu bereksperimen untuk menyesuaikan diri dengan keadana saat ini. Tidak bisa dipungkiri bahwa cara tradisional sudah tidak lagi cocok dengan jaman sekarang.

Misalkan kita dulu hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut namun untuk saat ini harus pintar pintar bagaiaman kita berpromosi. Kita juga harus mengenali pasar kita dan kemamuan kita dalam berbisnis di bidang jasa.

 Jika pasar sekarang mulai berkurang maka peluas pemasaran. Jika sekarang hanya mampu untuk melayani tv tabung saja maka bisa dikembangkan ke model yang lebih terbaru. Manusia tidak luput dari perkembangan pemikiran dari masa ke masa. Itulah pentingnya kita slelau belajar.

Banyak cara untuk mendapatkan rizki, semua sudah ada yang mengatur, anda tidak usah terpaku pada hal hal tersebut, selagi masih berusaha pasti ada hasil. Banyak dari kawan kawan kita yang masih bekerja pada bidang yang lain selain menjadi teknisi elektronik.

 Jika satu bidang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, bisa mencari bidang lainnya yang bisa kita kerjakan. Toh elektronik tidak setiap saat rusak bukan?

Di luar sana masih banyak orang yang tidak mengetahui tentang hal hal elektronik. dan banyak orang masih terbatas dalam memperbaiki elektronik, Di luar sana masih banyak yang butuh jasa kita, jangan terpaku pada satu sikap menyalahkan keadaan.

Semua bisa dipelajari kita pun harus senantiasa belajar.!!

Demikian semoga bermanfaat!!