Perbedaan Crossover Aktif dan Crossover Pasif dalam Audio

keduanya dibedakan berdasarkan sistem kerjanya. untuk lebih lanjut silahkan buk laman ini
image by pixabay
Perbedaan crossover aktif dan crossover pasif - Crossover audio merupakan sebuah perangkat elektronik yang Secara umum berfungsi sebagai pembagi frekuensi audio yang akan disalurkan ke speakers. Sehingga frekuensi terpisah menurut karakter dari speaker. Misalnya ukuran 12" untuk mid ,15" mid low dan membagi untuk twitter.

Menurut jenisnya Ada dua jenis crossover, yaitu crossover aktif dan crossover pasif.

1. Crossover aktif (CA) 

Sistim kerja pada CA bahasa sederhananya bekerja membagi frekuensi menjadi beberapa oktaf sebelum power amplifier. CA membagi frekwensi untuk beberapa amplifier. Dengan bahasa lain berasal dari satu input menghasilkan tiga sampai empat output oktaf frekwensi, biasanya mid high low sublow/subwoofer. Atau sering disebut CA 3 way dan CA 4way.

CA bekerja apabila disuplai dengan power suplai. Hal ini berbanding terbalik dengan crossover pasif. ini Juga segaris lurus dengan pengertian komponen pasif dan komponen aktif pada pengetahuan dasar elektronika.

Keuntungan menggunakan CA yaitu,; penggunaan daya amplifier efektif, lebih mudah mengatur frekwensi dan gain yang akan disalurkan ke amplifier.

Kerugian menggunakan CA yaitu instalasi yang ribet karena muski menggunakan banyak amplifier dan banyak kabel ke speaker.

2. Crossover pasif(CP)

CP bekerja memfilter dan membagi frekwensi ke sepiker setelah menerima tegangan dari output ampli. Jadi CP bekerja pada output amplifier. CP biasanya diletakan didalam box speaker. Bisanya CP sering digunakan pada speaker build up yang cocok untuk berdaya besar.

Keuntungan yang didapat dari menggunakan cp ialah kemudahan dalam menginstakasikan perangkat sound system dan lebih meminimalisir jumlah amplifier sehingga lebih ngirit kabel speaker.

Kerugiannya sendiri, lebih kepada pembuangan daya ampli yangmana disini ampli bekerja lebih berat karena dibebani oleh cp. Bahkan cp sangat riskan tehadap kematian power amplifier, apabila terjadi korsleting pada komponen yang ada didalan cp apabila tidak diberi fuse.

Keduanya mempunyai keuntungan dan kerugian masing-masing. Untuk itu perlu pertimbangan dalam menggunakan keduanya.
baca juga:urutan instalasi sound sistem
Menurut pendapat saya, jika power dan speaker kelas profesional sound lebih efektif menggunakan pasif, namun apabila hanya rakitan mungkin akan lebih efektif menggunakan aktif. Karena kembali lagi pada efektifitas dan produksi suara yang dihasilkan..

jika crossover pasif yang digunakan kurang berkualitas hasilnya akan mengecewakan, seperti, terjadi cacat frekwensi pada salah satu oktaf terutama sering terjadi pada nada tinggi.

Demikian ulasan tentang perbedaan crossover pasif dan crossover aktif, mudah-mudahan menambah wawasan sobat sekalian. 

Thank's ya!

0 Response to "Perbedaan Crossover Aktif dan Crossover Pasif dalam Audio"

Post a comment

Silahkan berkomentar sesuai dengan topik,diberi nama, tanpa meninggalkan link aktif yang bersifat promo!!!!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel