Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Penyebab Kerusakan Speaker Aktif dan Cara Memperbaikinya

Penyebab kerusakan speaker aktif dan cara memperbaikinya

Mungkin sebagian dari anda datang ke artikel ini karena mengalami masalah seperti speaker aktif mati, suara serak, atau berdengung. Masalah-masalah ini merupakan permasalahan umum dialami oleh pengguna speaker aktif rumahan. Oleh karena itu, di artikel ini kita akan membahas beberapa penyebab kerusakan speaker aktif mati, suara serak, atau berdengung dan cara mengatasinya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang sedang mencari solusi untuk permasalahan speaker aktif di rumah.

3 Jenis penyebab Kerusakan speaker aktif 

Soldiradem blog - Di sini saya akan menuliskan penyebab kerusakan speaker aktif. Karena sebenarnya yang anda cari adalah komponen yang bermasalah, Kemudian baru anda bisa cara mengatasinya. Karena dalam elektronik apapun yang utama adalah mencari trouble nya dimana kemudian baru kita bisa memperbaikinya. 

Kerusakan pada elektronika tidak mudah untuk ditemukan dengan hanya melihatnya secara langsung, Kita membutuhkan keterampilan alat ukur. Dalam hal tertentu, memperbaiki speaker aktif bisa dilakukan langsung berhasil tanpa alat ukur jika masalahnya sederhana. Namun kalau kerusakan teknis seperti kerusakan transistor akan kesulitan mendeteksi mana yang harus diganti. 

Ada dua jenis amplifier yang umum digunakan pada speaker aktif yaitu menggunakan transistor sebagai penguat akhir dan IC amplifier semacam TDA 2030 dan sejenisnya. Selain itu catu daya yang digunakan juga dua jenis yaitu menggunakan trafo konfensional dan SMPS. Nah untuk pembahasannya kurang lebih sama, penyebab kerusakannya, namun berbeda komponen. 

Berikut ini 3 jenis kerusakan speaker aktif dan solusi memperbaikinya.

      1.  Speaker aktif serak

karena amplifier asilnya sudah hancur parah harus diganti dengan kit pasaran

Pertama saya akan membahas mengenai speaker aktif serak karena sering dialami sebagian besar speaker aktif rumahan. Bahkan ini bisa dikatakan kerusakan umum pada semua merk polytron, advance, GMC, sharp dan speaker aktif lainnya. 

Penyebab utama kerusakan suara serak adalah penggunaan speaker aktif dengan volume max. atau kadang disebabkan karena overload speaker yang digunakan. Biasanya user sering aneh aneh menambahkan speaker pada speaker aktif sehingga amplifier terbebani oleh banyak speaker.

Penggunaan volume maksimal sering menyebabkan kerusakan pada speaker dan power amplifier dalam perangkat speaker aktif. Suara yang serak berarti suara yang berada di nada mid, middle hingga high treble.
 
Komponen Speaker sangat rawan terhadap kerusakan, terlebih speaker berkualitas rendah yang digunakan dalam jangka waktu yang lama. Tentu ini akan berdampak pada suara yang dihasilkan. 

Jika komponen speaker yang digunakan bagus, maka speaker tidak mudah rusak, namun jika kualitasnya rendah, ini kemungkinan besar bisa terjadi. Biasanya akan terbakar pada bagian spul akibat panas yang ditimbulkan oleh penggunaan terutama pada nada mid high. Akibatnya terjadi penurunan impedansi spul. 

Penyebab selanjutnya Speaker aktif suara pecah ialah amplifier tidak mampu memenuhi daya speaker. Begitupun bisa terjadi sebaliknya, speaker tidak mampu menahan daya amplifier. Akibatnya suara menjadi hancur. Dampak paling fatal adalah kerusakan komponen IC audio TDA 2030 dan juga Transistor final untuk speaker aktif yang menggunakan daya menengah. menggunakan OCL 150 WATT. 

Setelah mengetahui penyebab speaker aktif serak sekarang kita membahas cara memperbaiki speaker aktif serak atau tidak jelas.

Cara paling sederhana bahwa kerusakan dengan gejala serak bukan hanya pada mesin, namun juga bisa disebabkan oleh instalasi. Misalnya kabel ke speaker longgar kadang juga korosi sehingga tidak mampu menyalurkan sinyal maksimal ke speaker. Selain pada output speaker kita harus cek pada bagian input, jika anda menggunakan aux pastikan jack yang digunakan bersih terbebas dari karat. jika input berasal dari MP3 bisa disebabkan oleh soket-soket kebel penghubung antara kit mp3 dengan tone kontrol yang longgar ketika telah lama digunakan. Masalah sederhana ini kadang kita abaikan tapi penting untuk kejernihan suara speaker aktif. 

Cek bagian yang telah disebutkan tadi kemudian baru menyelidiki pada bagian blok amplifier. 

Blog amplifier rusak biasanya ditandai dengan suara serak parah bunyi lirih. Namun tidak pasti mengenai tanda tersebut. Lebih baik jika kita mengecek komponen yang ada pada blog amplifier yaitu; transistor final, transistor driver, diode bias.

Jika masalahnya serak pasti masalahnya berada pada komponen yang telah saya sebutkan tadi.
Kerusakan masih berkaitan dengan serak yaitu suara pecah pada nada mid, artikulasi nada tidak jelas. Biasanya hal ini disebabkan oleh sumber input bermasalah. 

Gain yang begitu tinggi mengakibatkan suara menjadi pecah. Tentu dalam hal ini harus diperhatikan ketika kita menemui kerusakan. 

Atau bisa juga disebabkan karena elco pada power supply kering sehingga ketika digeber mengalami penurunan pada tegangan. Akibatnya suara menjadi pecah. 

Itu logika secara pengalaman pribadi mengenai speaker aktif serak dan pecah.

Speaker aktif berdengung

Permasalahan ini sebenarnya sama dengan masalah serak namun disini cara memperbaikinya lebih komplek lagi karena dengung ada yang parah dan ada dengung ringan. 

Dengung parah mengindikasikan kerusakan pada amplifier, sedangkan dengung ringan terjadi akibat kerusakan pada aksesoris input.

Speaker aktif berdengung parah, tidak ada respon ketika diberi input hanya dengungan keras saja. Hal ini biasanya disebabkan bocornya arus DC ke speaker. 

Speaker hanya berdengung apabila tidak segera dimatikan akan sangat berbahaya bagi speaker. Karena arus DC dapat menyebabkan Komponen spul speaker terbakar. 

Kerusakan arus DC mengalir ke speaker bisa disebabkan oleh komponen amplifier terutama pada penguat akhir pada transistor final.

Biasanya colektor dan emitor mengalami short sehingga arus DC, masuk ke output amplifier seperti kerusakan pada speaker aktif serak tadi. 

penyebab kerusakan speaker aktif


Keluarnya tegangan dc ke speaker juga terjadi ketika speaker aktif yang anda gunakan adalah jenis komponen IC sebagai penguatan akhir. Untuk mengatasinya anda bisa mengganti komponen IC dengan seri yang sama persis agar lebih mudah. 

Dengung ringan terjadi kerusakan terjadi pada speaker aktif namun perhatikan sumber input yang digunakan. 

Pertama kabel input untuk memastikan coba jangan hubungkan speaker aktif dengan apapun pada bagian input audio termasuk kabel RCA. 

Jika terjadi dengung berarti masalah terjadi pada speaker aktif, namun jika tidak terjadi dengung berarti terjadi kerusakan pada sumber input terutama kabel RCA. Karena kabel RCA bawaan perangkat misalnya DVD sangat buruk kualitasnya sehingga dapat mengakibatkan gangguan dengung dan nois. 


Speaker aktif mati total

Gejala tidak ada respon apapun dari speaker aktif ketika dinyalakan. Bahkan lampu led indikator tidak menyala sedikitpun. 

Kerusakan speaker aktif dengan gejala mati total lebih mudah diperbaiki daripada kerusakan berdengung dan serak. Karena komponen yang dicek lebih simple yaitu pada bagian power suplay.

Diantaranya; kabel input 220 AC, sakelar trafo, diode, elco. Pengukuran pada dc dan ac meter sangat dibutuhkan. 
cara memperbaiki speaker aktif mati total

Gambar ini menunjukan bagaimana saya memperbaiki speaker aktif mati total. Aslinya power suplai yang digunakan adalah SMPS. Namun karena tidak mungkin untuk diperbaiki akhirnya saya menggantinya dengan trafo CT tegangan 18 volt. 

 Jika permasalahan menuju ke bagian komponen harusnya menggunakan multitester karena tidak akan bisa jika mengandalkan main ganti.

Kesimpulan

Ketiga kerusakan speaker aktif diatas merupakan hasil dari pengalaman pribadi. 

Kerusakan pada jenis speaker aktif yang menggunakan sistem ac matic seperti polytron dan yang lain mungkin penanganan dan penyebab kerusakan berbeda. 

Misalnya polytron mengalami kerusakan suara serak. Ini sering terjadi akibat dari beberapa hal diantaranya adalah power suplay mengalami kerusakan. Padahal transistor final sudah diganti dengan yang baru. Ternyata penyebabnya ptc mengalami kerusakan. Kan itu diluar dugaan dan jauh dari blok yang kita kira.

Penyebab kerusakan terkadang memang aneh, baru-baru ini saya mengalami keanehan pada speaker aktif terkena dampak dari kerusakan sebuah perangkat DVD.

 Awalnya ada seorang user membawa speaker aktif ke tempat saya. Gejala kerusakan berdengung dan timbul nois. Namun Ternyata setelah saya cek gejala tidak demikian. Ternyata normal. 

User tersebut saya suruh untuk mengambil DVD yang digunakan. 

Yang terjadi input kabel rca belum dihubungkan ke speaker aktif, namun speaker aktif berdengung ketika DVD tersebut dinyalakan. Namun ketika DVD saya matikan dengung tidak ada lagi, Kemudian saya mencoba ke perangkat lain speaker aktif suara normal. 

Aneh bin nyata. Kok bisa ya padahal kabel rca DVD tidak saya hubungkan ke speaker aktif. 

Ketika DVD tersebut diaplikasikan ke prangkat lain normal saja. Awalnya saya berfikir ini merupakan kerusakan pada bagian tone control pada speaker aktif. Namun saya memutuskan iseng untuk membuka perangkat DVD.

Terlihat elco pada bagian power suplay ada yang mengembung. Yaitu pada bagian filter 400 volt primer regulator/SMPS. Keajaiban terjadi, setelah penggantian elco tersebut DVD tidak ngefek ke speaker atau tidak menimbulkan dengung pada speaker aktif ketika dihidupkan.

Penyebab kerusakan speaker aktif.
SMPS DVD
Terkadang kerusakan memang tidak bisa diprediksi secara pasti. Untuk itulah kita wajib menggali pengalaman lebih banyak lagi.

Speaker aktif rusak sudah pasti bisa diperbaiki daripada perangkat tv. Bisa dibilang memperbaiki speaker aktif 90% bisa diselesaikan dan pasti ada solusi. Berbeda dengan perangkat TV yang kadang komponen sulit didapat dan mahal.
Muhlisun TMG
Muhlisun TMG Memiliki keahlian di bidang elektronika terutama dunia reparasi TV, Audio dan Parabola. Saya telah mendalami Dunia Elektronika mulai Tahun 2014 sampai sekarang. Saya menuliskan tentang penemuan saya melalui sebuah blog dengan alamat www.soldiradem.com sejak Tahun 2016.